Axel Ke Dokter Gigi Lagi

April 15, 2009

Hari Kamis lalu (09/04/09) Axel ke dokter gigi lagi. Soalnya kami khawatir terhadap beberapa giginya yang tanggal dalam waktu yang singkat. Kalau yg tanggal gigi susu, kami tidak terlalu khawatir karena memang sudah waktunya. Tapi ada gigi yg tadinya nampak masih kuat tapi dicabut paksa oleh Axel. Takutnya itu gigi seri.

Nah, untuk memastikannya, kami lantas mengajak Axel ke dokter gigi. Cuma khusus untuk Axel, dokter giginya juga khusus, yaitu ke adiknya Eyang Kakung yang berprofesi sebagai dokter gigi di Yogyakarta. Kebetulan dulu Axel sudah pernah ke sana & dulu pemeriksaannya berjalan dengan baik (baca: “Axel Ke Dokter Gigi”). Kami berangkat bertiga, terpaksa Kirana ditinggal di Semarang bersama Eyang Putri.

Puji Tuhan perjalanan ke Yogyakarta dapat berlangsung dengan aman & lancar. Saat diperiksa pun Axel dapat duduk dengan manis & sangat kooperatif. Dan syukurlah hasil pemeriksaannya pun baik. Gigi yang tanggal benar-benar gigi susu. Bahkan gigi serinya ada yg sudah mulai tumbuh sehingga gigi susu-nya tanggal sendiri.

Puji Tuhan semuanya baik-baik saja.

Gara-gara Sentir

Februari 24, 2009

Beberapa hari ini Axel nakal sekali. Untuk kesekian kalinya Axel merusakkan TV dengan menuangkan susu ke TV. Dan akhirnya TV pun mati. Hiks…

Hari ini tambah heboh ketika Axel melemparkan sentir dan memecahkan tabungnya. Kami memang memiliki 2 sentir, yang satu dulu digunakan untuk menerangi kuburan ari-ari Dik Kirana, sedangkan yang satu lagi khusus untuk mainan Axel.

Setelah dilempar dan pecah berantakan, rupanya Axel masih penasaran dan mengambil pecahan tabung yang masih besar itu. Sayangnya jari tangan Axel tergores dan terluka. Darahnya banyak sekali, begitu kata mama. Langsung saja Axel dibawa ke Klinik Kita yang cukup dekat dengan rumah. Axel dan mama ke sana dibonceng satpam. Untung satpamnya baik ya? Terima kasih Pak Satpam.

Setelah diobati dan dibalut, Axel masih meringis-ringis. Tampaknya masih terasa perihnya. Dan Axel kurang nyaman dengan rasa perih tersebut.

Malam ini baru jam 19 ketika mama sms cerita kalau Axel sudah tidur. Hehehe… rupanya Axel masih kurang nyaman dengan perih di tangannya dan memilih tidur. Axel memang begitu, ketika ada rasa tidak enak atau sakit, maka Axel lebih cepat tidurnya.

Selamat tidur Axel sayang, semoga besok segera sembuh. Axel yang sayang sama dik Kirana ya? Cium sayang papa dari sini. Tuhan memberkati.

Axel Nilainya Bagus

Februari 12, 2009

Halo Axel sayang,

Papa dapat kabar kalau Axel nilai ulangannya bagus-bagus. Ada nilai 9-nya di beberapa pelajaran. Wah, papa bangga sama Axel.

Dan nanti di bulan Juli Axel akan masuk kelas 1. Memang agak terlambat ya? Tapi tidak mengapa, yang penting Axel bisa memperoleh pendidikan yang baik. Papa di sini terus mendoakan Axel.

Cium sayang untuk Axel & Kirana.

Axel Alergi Apa?

Februari 3, 2009

Dua hari yang lalu Axel tiba-tiba badannya merah dan bentol-bentol. Kata mama malah sampai ke matanya juga. Selama badannya tidak enak, Axel menulis: “Axel mau ke rumah sakit.” Rupanya Axel badannya terasa tidak enak sekali ya?

Oleh mama akhirnya Axel dibawa ke dokter. Kata dokter Axel alergi sesuatu. Cuma tidak tahu alergi apa. Soalnya Axel kan makannya dijaga dengan ketat. Atau mungkin Axel makan sesuatu di sekolah ya? Atau karena kena ulet bulu?

Syukurlah Axel segera membaik ketika diberi obat. Padahal alergi seperti itu kan bahaya sekali.

Axel kalau di sekolah jangan makan sembarangan ya? Atau karena mungkin makan “Nasi Jakarta”? Mungkin ada daging yang membuat Axel alergi.

Axel Punya Baby Sitter

Januari 18, 2009

Semenjak kehamilan Bianca kami sudah mulai memikirkan & mengupayakan untuk mempekerjakan seorang baby sitter. Tadinya baby sitter dimaksudkan untuk mengurus Bianca. Tapi setelah kelahiran Bianca, sasarannya jadi berbeda. Baby sitter hanya akan membantu Sisi yang tetap akan mengurus Axel & Bianca. Maklum, kami berupaya supaya Axel tidak cemburu karena merasa tidak diperhatikan mamanya. Rasanya ini strategi yang bagus.

Puji Tuhan karena kami mendapatkan baby sitter yang baik yang mau menerima kondisi keluarga kami. Dia juga mau menangani dua anak. Semoga saja baby sitter bisa betah tinggal bersama keluarga kami. Padahal tempat tidurnya pun tidak begitu layak karena hanya tempat tidur lipat. Syukurlah dia mau menerimanya dengan baik.

Terima kasih Tuhan.

Dikelilingi Malaikat

Januari 14, 2009

Halo Axel,

Papa senang sekali karena kehadiran Bianca Angelica, Sang Malaikat Putih nan mungil di keluaga kita. Adik Bianca lahir sebagai penghiburan bagi kita semua.

Di tengah kehadiran malaikat mungil kita, sebenarnya kita telah dikelilingi malaikat2 utusan Tuhan. Selain malaikat beneran, Axel dan Bianca juga dikelilingi orang2 yg bagai malaikat karena sangat berjasa bagi Axel dan Bianca, misalnya Eyang Putri & Kakung, Buba dan tentu saja mama. Tidak lupa para budhe & tante & juga para eyang di Bekasi yg tidak henti-hentinya mendukung dan mendoakan.

Terima kasih Tuhan.

Papa Cuti Ke Semarang

Januari 14, 2009

Halo Axel,

Papa cuti lagi untuk bisa ke Semarang. Tapi sayangnya kali ini bukan untuk berlibur, tapi untuk mendampingi dik Bianca yang opname karena sakit kuning sejak Sabtu 10/01/2009.

Puji Tuhan karena Rabu ini (14/01/2009) dik Bianca sudah boleh pulang dan dapat berkumpul lagi di rumah. Sayangnya sejak Senin malam Axel sakit panas tinggi. Kayaknya karena ketularan gurunya.

Langsung saja diperiksakan ke dokter. Sampai hari ini Axel masih batuk-pilek plus panas. Jadi Axel belum boleh dekat2 dik Bianca. Takut nularin.

Tapi walau pun papa pekerjaannya terbengkalai, papa senang bisa berkumpul sekeluarga, walau pun bukan dalam suasana yg menyenangkan karena Axel & Bianca sedang sakit.

Semoga Axel & Bianca dapat segera sembuh. GBU.

Hari Pertama Adik Bianca Di Rumah

Januari 5, 2009

Tanggal 1 Januari 2009 Mama dan Adik Bianca pulang ke rumah dari rumah sakit. Eyang Puteri & Kakung ikut menjemput mama dan Bianca. Sedangkan Axel menunggu di rumah ditemani Buba.

Pertama kali Bianca masuk rumah, Axel masih merasa asing dengan kehadiran Bianca. Yang lucu adalah ketika sorenya Axel menyiapkan tempat tidur Bianca. Axel menata perlak, bantal dan guling di tempat tidur untuk Bianca. Dan Axel memperhatikan dengan seksama ketika Bianca diletakkan di situ dan kemudian dikurung dengan kelambu. Hihihi…

Sayang selanjutnya Axel cuek lagi. Kadang harus dipaksa dulu untuk menjenguk Bianca, barulah kemudian Axel mau menengok Bianca. Itu pun kemudian memainkan kembali handphone mama atau papa.

Semoga Axel tidak cemburu dengan kehadiran adik Bianca. Dan semoga Axel dapat menyayangi Bianca.

Adik Bianca Angelica

Desember 30, 2008

Halo Axel,

Hari ini Axel dapat adik, namanya Bianca Angelica. Panggilannya dik Bianca. Axel yg sayang sama adik ya? Papa & mama tetap sayang Axel seperti juga papa & mama sayang Bianca.

Untuk sementara ini papa masih disibukkan dengan dik Bianca. Papa sedih juga ketika tadi meninggalkan Axel utk pergi ke RS kArena Axel teriak2 panggil papa & mama.

Axel yg sabar ya? Dua hari lagi saat mama dan adik boleh pulang, kita akan kumpul lagi. Untuk sementara Axel ditemani Eyang Putri dulu.

Cium sayang untuk Axel.

Axel Ikut Misa Natal ABK

Desember 29, 2008

Hallo Axel,

Hari ini papa bahagia karena Axel bisa mengikuti Misa Natal untuk ABK (Anak-anak Berkebutuhan Khusus) di Gereja St. Paulus, Semarang. Yang hebat adalah karena Axel bisa mengikuti Misa sampai selesai di dalam gereja.

Padahal sebelumnya Axel selalu heboh berlarian ke sana ke mari kalau diajak ke gereja. Belum lagi teriak-teriak. Tapi kali ini Axel bisa duduk cukup baik di depan gua Natal. Memang sih masih gerak-gerak dan kadang berjalan ke sana ke mari, tapi masih aman dan terkendali. Baik sekali.

Di Misa Natal ABK ini Axel dapat hadiah. Wah, senang sekali… Sebelumnya Axel heboh minta maju ke altar untuk mengambil hadiah. Kado hadiah yang disediakan panitia cuma 4 dan itu diundi untuk siapa yang akan mendapatkannya.

Di tengah kehebohan Axel yang ingin kado itu papa berdoa pada Tuhan supaya Axel bisa dapat hadiah. Dan ternyata Tuhan mengabulkan doa papa. Axel mendapat hadiah ke-4 alias yang paling akhir. Benar-benar luar biasa Tuhan sayang pada kita ya, Nak?

Axel akhirnya dapat melampiaskan hasratnya untuk memperoleh kado. Axel maju dengan Eyang Putri dan papa merekam videonya. Hihihi… Papa senang dan bangga sekali sama Axel.

Papa juga bersyukur karena Tuhan begitu baik kepada kita. Setelah Misa Axel dibelikan es krim oleh mama.