Axel dan Sekolah

Beberapa hari belakangan ini kami semua sedih karena Axel tercinta mengalami perlakuan tidak baik di sekolah oleh gurunya. Sang guru mendobrak etika & moral saat menghukum Axel. Ironis sebenarnya, karena ini dilakukan oleh gurunya yang seharusnya adalah sang pendidik, pembimbing dan pembina. Walau pun sang guru dan kepala sekolah sudah meminta maaf kepada Eyang Putri, tapi papa tetap saja tidak terima dan sedih karena Axel harus mengalami hal buruk ini.

Papa sudah menegur pemilik sekolah. Dan pemilik sekolah berjanji akan menindaklanjuti masalah ini. Hari ini sang guru & kepala sekolah kembali menjumpai Eyang Putri dan mereka berjanji akan memperbaiki diri.

Karena papa terlalu sedih, terlintas niat kejam papa untuk menghancurkan sekolah dan sang guru lewat media. Namun rasanya kok tidak bijaksana. Jadi papa menyerahkan hal ini kepada Tuhan. Syukurlah perkembangannya hal yang terbaik yang terjadi. Papa akan terus memantau perkembangan Axel lewat buku penghubung.

Semoga sekolah tersebut menjadi lebih baik lagi, terutama dalam hal belajar-mengajar, tidak hanya untuk ilmu pengetahuan tetapi juga etika & moral untuk mengasah mental sang anak. Dan semoga Axel tidak trauma lagi dan bisa maju perkembangannya.

Kami semua sayang & cinta Axel, walau pun Axel memiliki kebutuhan khusus. Dan kami tahu bahwa Tuhan sangat mencintai Axel. Cium sayang dari papa, mama dan Adik Kirana di sini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: