Hobi Merusak

Setelah sebelumnya banyak merusak, kali ini ponsel-nya mama yang dirusak. LG Communicator itu akhirnya patah dan terpisah antara layar dan keyboardnya. Tentunya jadi mati total. Hiks…

Axel memang sudah banyak sekali merusak barang-barang. Mulai dari mixer, TV, DVD player, kipas angin, lampu, kabel-kabel, ponsel, mainan, dan banyak lagi. Belum lagi menyobek majalah, tabloid, dll. Baik barang punya Axel sendiri mau pun barang milik papa, mama, adik mau pun eyang & Buba.

Membelikan Axel sesuatu pasti sudah bisa ditebak akhirnya, yaitu rusak.

Rupanya sifat Axel bertolak belakang dengan papa. Papa memang pernah merusak, tapi sedikit sekali jumlahnya. Malahan papa lebih sering membuat dan memperbaiki sesuatu. Dari membuat yang sederhana sampai yang cukup njelimet. Bahkan belakangan papa mulai lagi hobi elektroniknya dengan membuat efek gitar.

Di satu sisi kami tidak menghukum Axel saat merusakkan sesuatu, tetapi di sisi lain Axel jadi semakin sering merusak barang-barang. Kami tahu kalau kami tidak bisa mendidik Axel dengan kekerasan. Karena jika dikerasin secara fisik, Axel malah jadi semakin parah. Semakin banyak merusak dan secara emosi jadi labil. Yang kami lakukan hanya menegur Axel, kadang dengan nada yang keras.

Dulu papa pernah menerapkan “janji” yang harus ditepati Axel. Yaitu ketika Axel meminta dibelikan atau meminjam barang-barang, Axel harus berjanji untuk tidak merusaknya. Dan berhasil. Paling tidak barang-barang papa yang dipinjam Axel tidak rusak. Mungkin harus diterapkan metode “janji” seperti ini terus ya?

1 Comment »

  1. 1

    Iya, jangan dimarahi. Kalo dengan janji bisa, ya terapkan aja. Lambat laun pasti Axel mengerti. Cium sayang…


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: