Axel Pulang Sendiri

Kemarin papa dapat telepon dari mama kalau Axel diajari pulang sendiri ke rumah oleh Bu Guru. Ibu Guru meminta ke mama kalau mama tidak usah menjemput Axel. Axel disuruh pulang sendiri, tapi akan diikuti oleh Ibu Guru.

Sejak sejam sebelum jam pulang, mama sudah khawatir dan menunggu di teras. Maklum, ini pertama kalinya Axel pulang sendiri ke rumah dari sekolah. Memang sih tidak terlalu jauh dan biasa ditempuh dengan berjalan kaki. Yang bikin khawatir adalah karena Axel biasa mampir kemana-mana. Juga takut kalau nyasar.

Syukurlah Ibu Guru mengikuti Axel dari belakang dan memastikan kalau Axel langsung pulang. Puji Tuhan Axel bisa sampai rumah dengan selamat. Tapi habis itu Axel rada-rada marah. Jus yang biasa menyambut Axel sepulang sekolah langsung dibuang. Hehehe… mungkin Axel kecapaian. Mama cerita ketika sampai rumah, Axel keringatnya banyak banget dan bibirnya manyun. Hehehe…

Tapi ini suatu langkah yang luar biasa. Bahkan dulu papa pas seumur Axel masih diantar jemput.

Terima kasih Tuhan karena telah menjaga Axel, anakku tercinta. Cium sayang untuk Axelku.

2 Comments »

  1. 1

    Tapi hati-hati ya…. Jangan sampe tidak diawasi, jaman sudah berubah soalnya. Gak seaman dulu. BTW, selamat buat Axel bisa pulang sendiri.

  2. Dear Budhe Chocovanilla,

    Hehehe… Sisinya ga tega. Akhirnya dijemput lagi oleh Sisi.

    Salam.


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: