Axel Penasaran Matematika

Dalam semester ini Axel sudah belajar matematika dengan sangat baik. Penjumlahan dan pengurangan pun sudah dikuasai. Saat ujian pun Axel dapat menjawab dengan baik sehingga mendapat nilai 9 untuk matematika.

Tetapi tantangan terberat dalam matematika dasar ini adalah untuk bilangan yang besar, katakanlah di atas 30. Soalnya untuk menghitung (baik penjumlahan mau pun pengurangan), Axel harus menggambarkan bulatan-bulatan sejumlah bilangan yang dijumlahkan. Atau harus mencoret sebanyak bilangan pengurang di setiap bulatan tersebut. Tentu akan sangat repot jika Axel harus menggambarkan bulatan dan mencoretnya dalam jumlah yang cukup banyak.

Yang menarik adalah saat Axel diberi soal 100 - 100 = .... Tak ayal Axel harus menggambarkan bulatan sebanyak 100 dan mencoret bulatan tersebut sebanyak 100. Beberapa kali Axel kewalahan menggambarkannya. Bukankah bulatan sebanyak 100 itu cukup melelahkan? Alhasil Axel harus membuat bulatan itu mengitari dinding kamarnya. Beberapa kali gagal karena Axel kecapaian membuat bulatan itu atau lupa sampai bulatan ke berapa yang sudah digambarnya. Kendala ini juga terjadi saat mencoreti bulatan-bulatan tersebut.

Belakangan Axel berhasil membuat bulatan sebanyak 100 dan mencoretinya. Akhirnya dengan bangga Axel dapat mengisi angka 0 di kolom hasilnya. Wah… benar-benar ketekunan yang luar biasa. Maklum, tadinya dia gagal melakukannya selama beberapa hari. Ah, seandainya Axel hidup normal dan mengetahui bahwa sebenarnya ada cara yang lebih mudah, cepat dan baik dalam metode perhitungan matematika dasar seperti ini.

Selamat belajar Axel, anakku yang kucintai.

2 Comments »

  1. 1
    juliach Says:

    Jika Dewo & keluarga ada waktu bisa membantunya dengan sistem Sepuluh berbasis lima (10 = 5 + 5). Ini bisa dibantu oleh kotak kelereng (bola ping-pong yg lebih aman) berisi 10 tetapi diberi 2 tutup masing-masing 5 bola ping-pong di bawah tutup itu. Pastikan dasar kotak itu ada cegokannya untuk menempatkan kelereng Ini digunakan supaya anak bisa mengetahui ada berapa kelereng yg kurang (missing).

    Kotak ini bisa dipesan di tukang kayu. Bisa pesan 50 kotak kecil/puluhan (@ berisi 10 kelereng) + 5 kotak besar/ratusan (@utk menempatkan 10 kotak kecil)

    Penggunaannya :

    Mis: penjumlahan 8 + 4 = ……….

    kotak I diisi 8 kelereng. sub-kotak kiri berisi 5, ini bisa ditutup krn sudah lengkap. sub-kotak kanan berisi 3, ini tidak bisa ditutup karena ada bolong 2 yg belum ada kelerengnya.

    kotak II diisi 4 kelereng. tidak bisa ditutup juga, krn ada bolong 1.

    2 kelereng di kotak II bisa dipindah ke kotak I, dan sub kotak I kanan sudah bisa ditutup.

    Jika kotak I sudah ditutup = berisi 10 kelereng. Dan di kotak II ada 2 kelereng.

    Semuanya ada 12 kelereng.

    Jadi 8 + 4 = 12.

    Selamat di coba kalau mau.

  2. Dear Ibu Juliach,

    Wah menarik sekali metodenya.
    Akan saya coba pelajari dulu.
    Terima kasih banyak atas informasinya.

    GBU.


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: