Axel Ke Dokter Gigi

Beberapa hari ini Axel sakit gigi. Kalau pas sakit, Axel bisa sampai guling-guling. Tidak nangis sih, tapi kelihatan kalau Axel menahan rasa sakit. Selama sakit gigi, mama mengoleskan Betadine ke gigi yang sakit dengan cutton buds. Kadang cukup manjur untuk mengatasi rasa sakit.

Mama dan Eyang memang menunggu papa pulang untuk membawa Axel ke dokter gigi. Mereka perlu bantuan papa untuk membawa Axel ke dokter gigi. Maklum, Axel kan sering kali “sulit” jika dibawa ke dokter. Untuk itu, kami pun merencanakan ke adiknya eyang kakung yang dokter gigi. Tapi di Yogyakarta, bukan di Semarang. Alhasil Jumat-Sabtu (21-22 Maret 2008 ) kami semua ke Yogyakarta.

Sungguh tidak dinyana saat ke dokter gigi ternyata Axel bisa bekerja sama dengan baik. Axel mau duduk di kursi periksa dengan nyaman tanpa rasa takut. Memang saat membuka mulut harus sedikit dipaksa, tapi Axel tidak memberikan perlawanan berarti.

Sang dokter gigi bilang kalau bolongnya gigi Axel tidak apa-apa karena bolongnya bersih. Dan giginya masih gigi anak-anak. Untuk membersihkannya cukup dengan memakan buah pepaya setengah matang yang agak keras. Pepayanya tidak dimakan tidak apa-apa, asal bisa untuk dikunyah-kunyah.

Kalau dilihat-lihat, gigi Axel memang masih bagus. Baru tanggal satu gigi. Sedangkan yang lainnya masih bagus. Mungkin karena Axel diet-nya sangat ketat sehingga giginya tidak rusak.

Puji Tuhan acara periksa gigi Axel dapat berlangsung dengan lancar. Semoga sakitnya segera hilang, Nak. Tuhan memberkati.

One Comment

  1. [...] Kebetulan dulu Axel sudah pernah ke sana & dulu pemeriksaannya berjalan dengan baik (baca: “Axel Ke Dokter Gigi”). Kami berangkat bertiga, terpaksa Kirana ditinggal di Semarang bersama Eyang [...]


RSS Feed for this entry

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.